Apa Saja Jenis Flow Meter Meteran Air

Apa Saja Jenis Flow Meter Meteran Air

 

Banyak jenis flow meter air PDAM yang bisa dijadikan pilihan. Fungsi dari flow meter ini yaitu untuk mengukur total volume serta debit dari air supaya kualitasnya sesuai dengan standar ketentuan PDAM.

Banyaknya produk flow meter bukan hanya untuk air bersih saja. Anda bisa menggunakannya pada jenis cairan lainnya yang terlihat kotor. Misalnya seperti air limbah, lumpur dan sejenisnya.

Apa sajakah jenis flow meter meteran untuk PDAM yang biasanya digunakan? Anda bisa menyimak uraian berikut untuk mengetahuinya. Tapi sebelum itu, pahami terlebih dahulu fungsi dari meteran aliran ini untuk PDAM.

 

Fungsi Flow Meter Air PDAM yang Belum Banyak Diketahui

 

Terkait fungsi dari flow meter air PDAM masih belum banyak diketahui. Pasalnya, tidak banyak orang tertarik untuk mengetahui komponen apa saja yang biasanya digunakan atau dipasang pada sistem PDAM.

Meteran ini pada PDAM berfungsi untuk mengetahui jumlah debit yang masuk atau mengalir di setiap rumah para penggunanya. Data inilah yang nantinya digunakan oleh PDAM untuk mengetahui jumlah tagihan di setiap rumah.

Penggunaannya akan berpengaruh terhadap nilai debit air dan besarnya tarif yang harus dibayarkan. Melalui pemasangan alat ini, pendataannya menjadi lebih mudah karena ditunjukkan langsung dengan angka.

 

Jenis Flow Meter Meteran Air PDAM Menyesuaikan Sumber Bahan Baku

 

Mengenai jenis flow meter air PDAM menyesuaikan dengan sumber bahan bakunya. Hal ini karena bahan baku air PDAM asalnya dari berbagai sumber. Misalnya seperti waduk, bendungan, sungai, laut yang melalui proses pengubahan menjadi tawar, sumur bor dan lain-lain.

Untuk jenis PDAM memakai pompa biasanya diperoleh dari sungai atau sumur. Berbeda bila sumbernya dari pegunungan, alirannya berdasarkan sistem gravitasi. Sistem yang dipakai open channel untuk proses pengaliran parit atau pipa.

Bila proses pengambilan bahan baku air memakai pompa, sebaiknya alat yang dipakai memiliki fitur proteksi. Untuk cara kerja fitur proteksi ini, akan membuat pompa berhenti beroperasi saat aliran berada dibawah kapasitas minimal.

Pompa berhenti karena terjadinya intake tidak normal pada aliran. Kondisi tidak normal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada bagian pompa bila tidak segera dihentikan. Baik itu karena alasan over heating atau lainnya.

Inilah yang membuat fitur proteksi pada flow meter air PDAM penting dimiliki. Banyak penyebab hasil aliran kecil, seperti sumber airnya kurang atau bagian pipa intake mengalami penyumbatan.

Bukan hanya overheating saja yang akan terjadi, tapi juga menyebabkan bagian seal pompa rusak atau terbakar. Sebelum Anda memasang meteran pada PDAM, sebaiknya kenali karakteristik sumber bahan baku dan kebutuhan spesifikasinya.

 

Beberapa Jenis Flow Meter Air PDAM yang Banyak Dipakai

 

Penting diingat, bahwa tidak semua jenis flow meter cocok digunakan untuk segala kondisi. Begitu juga untuk PDAM, sebaiknya pilih jenis yang tidak memiliki bagian berputar di dalamnya.

Tidak adanya komponen bergerak, sehingga saat ada kotoran alat ini tidak akan mengalami macet. Bukan hanya kotoran atau benda solid lainnya yang membuat flow meter bermasalah, tapi adanya kerak air kotor juga bisa menimbulkan gangguan.

Belum lagi jika flow meter air PDAM yang dipakai sangat tidak sesuai standar. Ada empat jenis flow meter yang biasanya digunakan, yaitu ultrasonic, electromagnetic, flow meter turbin dan open channel.

Dari keempat jenis ini, ada dua yang lebih sering dipakai yaitu ultrasonic dan electromagnetic. Keduanya mempunyai keunggulan serta kelemahannya masing-masing. Mengenai penerapan pemakaian disesuaikan saja dengan kondisi lapangan.

Jika ingin mencari akurasi lebih tinggi, yaitu kisaran angka 0,5 persen, Anda bisa memilih jenis inline magnetic flow meter. Sedangkan untuk akurasi 1 hingga 2 persen bisa memakai jenis ultrasonic. Penjelasan mengenai keempat jenis ini, akan diuraikan pada penjelasan berikut:

 

1. Ultrasonic

Jenis flow meter air PDAM pertama yaitu ultrasonic, di mana sistem instalasinya memakai non kontak. Jadi, bagian tranduser atau sensor tidak langsung kontak dengan fluida. Inilah yang membuatnya dikenal juga sebagai portable flow meter.

 

Lihat Produk Kami : Ultrasonic Flow Meter

 

Cara kerjanya, mengukur kecepatan aliran cairan memakai ultrasound. Setelah itu di akumulasi menjadi flow rate. Ada banyak jenis instalasi ultrasonic, mulai dari portable, in line, insertion, clamp on serta open channel.

Dari beragam jenis instalasi tersebut, paling banyak dipakai yaitu clamp on. Pasalnya jenis clamp on cocok digunakan untuk pipa sangat besar. Bisa juga untuk pipa yang tidak ingin terganggu saat proses produksi.

Walaupun banyak digunakan, Anda tidak harus ikut memakainya. Sesuaikan saja dengan keinginan dan kebutuhan. Bila ingin bisa dibawa kemana-mana, pilih saja jenis portable, pemakaian dan instalasinya cukup mudah.

 

2. Electromagnetic

Flow meter air PDAM berikutnya yaitu electromagnetic atau biasa disebut juga dengan magmeter. Jenis ini tidak mempunyai moving part atau bagian bergerak.

 

Lihat Produk Kami : Electromagnetic Flow Meter

 

Sangat cocok dipakai untuk pengukuran cairan tidak homogen, lumpur, limbah, intake dan air kotor lainnya. PDAM yang biasanya sumber bahan bakunya dari cairan berjenis tersebut memakai flow meter electromagnetic ini.

Pasalnya, magmeter ini hanya dapat dipakai pada air dengan konduktivitas tertentu sesuai aturan. Pada air suling serta fluida hidrokarbon, alat ini tidak berfungsi. Terkait prinsip kerjanya, memakai Hukum Faraday.

 

3. Turbin atau Aksial

Untuk liquid dan gas, flow meter air PDAM satu ini akurat dan bisa diandalkan. Penggunaannya dari energi mekanik cairan yang mengalir, fungsinya untuk memutar rotor. Turbin ini cenderung akan mengikuti aliran air di sekitarnya.

 

Anda perlu mempertimbangkan kembali ketika penggunaan jenis ini pada cairan kotor, seperti mengandung sampah atau limbah. Sebab, kotoran yang lewat dapat menyebabkan akurasi terhambat.

Bahkan bisa juga gagal karena rotor tidak mampu berputar akibat tersangkut oleh kotoran. Termasuk juga untuk cairan non-pelumas, akurasinya bisa menyimpang terlalu jauh karena flow meter yang dipakai tidak memiliki fitur grease untuk melumasi.

 

4. Open Channel

Anda bisa memakai flow meter air PDAM open channel bila sumber bahan bakunya berasal dari air mengalir seperti sungai atau parit. Bukan hanya menghitung besarnya kecepatan aliran, alat ini akan mempertimbangkan ketinggian dari permukaan.

 

Pemilihan Flow Meter Meteran Air Berdasarkan Jenisnya

 

Jangan sampai salah dalam memilih meteran karena banyak jenisnya. Sebab, sumber cairan yang digunakan akan berpengaruh terhadap jenis kebutuhan flow meternya. Jika tidak menyesuaikan jenis cairan, berdampak terhadap tingkat akurasinya berkurang.

Bukan hanya itu, alat juga akan mudah rusak karena tidak ideal dalam penggunaan yang seharusnya. Misalnya, Anda memakainya pada cairan yang mengandung asam tinggi, misalnya makanan. Alat akan menjadi mudah rusak karena tidak tahan terhadap cairan asam tersebut.

Jika ingin memakainya pada makanan atau minuman, gunakan berbahan SUS 316 atau food grade, jangan menggunakan flow meter air PDAM. Jadi, minuman maupun makanan yang terpasang alat ini senantiasa aman untuk dikonsumsi.

Sedangkan untuk penggunaan pada cairan bersih dengan konduktivitas senilai kurang dari 20 siemens, bisa memakai tipe turbin, vortex, ultrasonic dan lainnya. Jika nilainya lebih dari 20 siemens Anda dapat menggunakan turbin, coriolis, vortex, magnetic dan lain-lain.

 

Baca Juga : Distributor Coriolis Mass Meter yang Terbaik dan Terpercaya

 

Bagi Anda yang sedang mencari flow meter meteran air untuk PDAM berbagai jenis sumber bahan baku, segera saja pesan di Distributor Water Meter Badja Abadi Sentosa. Bukan hanya menyediakan flow meter air PDAM berkualitas dan terjangkau, tapi juga instrument lainnya, seperti pompa dan valve.

 
 

Related News

Meteran Cairan Bubur Itu Apa, Sih? Kenali Produknya Lebih Jauh!
PT BAS

Meteran Cairan Bubur Itu Apa, Sih? Kenali Produknya Lebih Jauh!

Mon, 30 October 2023
KWH Meter-Pengertian, Jenis dan Perbedaannya
PT BAS

KWH Meter-Pengertian, Jenis dan Perbedaannya

Sat, 08 July 2023
Kelebihan Pompa Diafragma, Beserta Cara Kerjanya
PT BAS

Kelebihan Pompa Diafragma, Beserta Cara Kerjanya

Tue, 15 August 2023