Perusahaan Produksi Water Flow Meter yang Terbaik

Perusahaan Produksi Water Flow Meter yang Terbaik

 

Kalau Anda sudah mengerti bagaimana cara kerja dari water flow meter, bukan berarti Anda bisa sembarang memilihnya. Bahkan Anda perlu mencari tahu dulu perusahaan mana yang telah memproduksi alat yang terbaik. Selain itu, ada 5 opsi tipe yang bisa Anda pilih.

Water Meters mengukur volume dari aliran air yang melewati bagian tertentu pada pipa. Ini juga bisa digunakan sebagai penyedia suplai air ke seluruh fasilitas dan zona tertentu. Dalam hal ini, pengukuran volume itu biasanya per kubik volume agar tahu kalau ada kebocoran.

Selain itu, ada banyak hal lain yang sebenarnya perlu Anda ketahui. Ini bertujuan agar seluruh infrastruktur yang digunakan sebagai alat utilitas, sistem irigasi, hingga minyak dan gas bisa mencapai fase “paham dengan alirannya”. Dan yang paling penting, ini juga soal uang.

Pada kali ini, agar Anda semakin paham tentang apa sebenarnya itu flow meter dan seperti apa caranya agar ini bisa termanfaatkan dengan baik, kami sudah siapkan beberapa segmen pembahasan penting. Mulai dari cara kerjanya hingga seluruh bagian di dalamnya.

 

Hal-Hal tentang Water Flow Meter yang Perlu Diketahui

 

Hal pertama yang wajib Anda ketahui tentang water meter adalah cara kerjanya. Ada 3 bagian utama yang membuat kinerja suatu water meter dapat terpercaya, yaitu sistem mekanikal, elektromagnetik, dan ultrasonik. Hasilnya adalah pengukuran volume cairan.

Ibaratnya seperti ini, jika Anda hanya memiliki air sepanjang 1 meter dalam pipa berdiameter 10 in, maka itu adalah main water. Bagian main water ini juga yang akan menjadi tolak ukur utama dari flow meter. Dari 1 meter ini untuk mencari elemen pengukuran air lainnya.

Water meter juga sebaiknya dipasang sendiri, alias tidak membeli jadi. Alasannya adalah agar ada teknisi khusus yang menjadi pemegang tanggung jawab pada seluruh area fasilitas. Apalagi alat ini bisa membuat kebocoran, dan teknisi itu yang akan segera perbaiki.

Sedikit saja kami ulangi tentang definisi water meter agar Anda semakin paham dengan tipe dan informasi lain. Intinya adalah, alat ini didesain untuk mengukur flow zat cair, terkhusus minyak dan gas. Kegunaannya untuk agrikultur, air minum, hingga keperluan industri.

 

 

5 Tipe Water Flow Meter yang Perusahaan Produksi

 

Kini sudah tiba di saat kita membahas soal tipe-tipe yang disediakan. Setidaknya ada 5 tipe water meters yang bisa dipilih, dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Adapun penjelasan masing-masing 5 tipe ini antara lain:

1. Mechanical Flow Meters

Salah satu yang paling umum dan merupakan tipe yang paling efisien dalam hal anggaran adalah mechanical flow meters. Cara kerja pengukuran laju aliran ini adalah dengan mengukur kecepatan rotasi turbin.

Mechanical water meters juga memiliki semacam area yang tajam untuk mudah “membelah” air agar membentuk semacam pusaran. Tetapi kelemahan alat yang satu ini adalah tidak bisa bekerja baik ketika aliran air kecil.

 

2. Vortex Flow Meters

Namun jika ingin yang lebih kompleks tetapi bisa bekerja dalam situasi dan kondisi apa saja, maka vortex flow meter bisa menjadi pilihan. Vortex ini menggunakan sistem stream dan hole. Sehingga air akan melewati sela-sela dari Water Meter ini.

Satu alat ini bisa memproses 5 kebutuhan sekaligus, mulai dari temperatur, tekanan, massa jenis, aliran massa, hingga laju aliran volumetrik. Tetapi kelemahannya adalah di segi reaktor dan ukuran. Hanya cocok untuk pipa berukuran besar.

 

3. Ultrasonic Flow Meters

Menggunakan gelombang elektronik juga yang terbaik untuk mendapatkan hasil pengukuran kecepatan cairan yang melewati sensor di dalam pipa. Jika ada 1000 liter yang melewati sensor flow meter dalam 1 menit, maka akan muncul lajunya.

Ada 2 alat utama, yaitu upstream transducer yang biasa diletakkan di atas, dan juga downstream. Pemasangannya tidak boleh atas bawah simetris, tetapi downstream transducer harus berada di depan sekitar 30 cm. Ini agar hasilnya lebih akurat.

 

4. Magnetic Flow Meters

Kalau dari tadi itu tentang cairan, maka yang satu ini lebih banyak digunakan untuk gas. Bahkan gaya perhitungannya saja sudah menggunakan ilmu Faraday. Intinya, cara ini menggunakan sinyal magnetik untuk mengukur gas murni yang melewatinya.

 

5. Differential Pressure Flow Meter

Terakhir ada sensor DP atau Differential Pressure. Ini merupakan alat pengukur flow yang telah lama digunakan dan menggunakan prinsip hukum Bernauli. Cara ini lebih sering dipakai untuk menghitung tekanan differensial pada laju massa elemen.

 

Ciri-Ciri Water Flow Meter yang Terbaik

 

Sebenarnya masih banyak lagi hal yang perlu Anda ketahui, terkhusus pemilihan alat pengukur yang paling efektif. Adapun hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencari alat yang paling tepat untuk kegiatan industri antara lain:

 

1. Unit of Measurement

Yang pertama adalah pertimbangan tentang unit measurement. Gas dan cairan adalah unit yang dihitung per liter atau per kilogram per second, yang mana ini adalah unit ukur massa jenis. Jadi, coba cek satuan kecepatan yang flow meter tawarkan.

 

2. Venturi Effect

Kalau yang satu ini mungkin masih jarang terdengar, tetapi secara fungsi, ini memiliki kaitan pada kenaikan tekanan. Bagian venture effect ini yang perlu diperhatikan. Ada bagian Converging, throat atau bridge, dan juga diverging part.

 

3. Flow Meter Accuracy

Akurasi dari alat itu sendiri juga sangat penting. Biasanya akurasinya ini dihubungkan dengan istilah Flow Rate (%R), Full Scale (%FS), Calibrated Span (%CS), dan juga Upper Range Limit (%URL). Jadi, coba cari mana yang paling akurat tanpa kalibrasi.

 

Bagian-Bagian dalam Water Flow Meter yang Harus dicek

 

Jangan lupa juga untuk selalu teliti ketika membeli water meter. Ada 4 bagian yang paling vital untuk menentukan kerja dari alat tersebut. Semua jenis water meter pasti memiliki alat ini, dan penjelasan masing-masingnya adalah:

 

1. Piston Pemompa

Setiap piston pada flow meter ini bisa digerakkan secara otomatis atau oleh magnet. Silinder piston ini akan diisi cairan lebih dulu karena berbentuk tabung, dan jika sudah terisi, maka alat tersebut bisa bekerja, dan ada yang berotasi.

 

2. Gear

Gear atau yang kita sebut dengan istilah gigi. Ini adalah bagian internal yang membuat kinerja rotasi switch blade ataupun sensor lebih lancar. Jika butuh energi yang lebih besar, maka gear akan dipindah ke gigi yang lebih tinggi.

 

3. Oval Gear

Bukan hanya itu, jika gear sebelumnya itu berbentuk bulat biasa, ada 2 oval gear lain yang berfungsi untuk menentukan tekanan. Ada motor yang menentukan laju dari piston flow meter yang terhubung dengan alat ini agar bisa berotasi.

 

4. Diagram

Cairan bisa saja melewati setiap cela, dan untuk mencegah ada cairan yang nyangkut atau menghambat laju kinerja alat lain, maka akan menggunakan diagram. Alat ini juga berfungsi untuk menentukan laju aliran dari setiap peralatan.

Dengan Anda sudah mengetahui seluruh hal yang penting diketahui tentang flow rate, maka kini saatnya Anda untuk melakukan pembelian. Di awal tadi Anda bertanya soal perusahaan yang memproduksinya, dan menurut kami hanya Badja Abadi Sentosa yang terbaik.

Selain penting untuk kinerja alat-alat industri, water meter memiliki fungsi yang berkaitan dengan ekonomi juga. Alat kecil ini bisa membuat Anda selamatkan pengeluaran dari mesin yang rusak akibat pasokan air yang tidak pas. Jadi, jangan lupa membeli flow meter!

 
 

Related News

Karakteristik Aliran Flow Meter
PT BAS

Karakteristik Aliran Flow Meter

Mon, 16 May 2022
Buyers Guide
PT BAS

Buyers Guide

Mon, 16 May 2022
Apa itu Flow Meter ?
PT BAS

Apa itu Flow Meter ?

Mon, 16 May 2022