Cara Membaca Meteran Air

Cara Membaca Meteran Air

 

Flow meter air atau meteran air merupakan alat ukur yang berfungsi dalam mengukur laju aliran suatu fluida dalam saluran terbuka maupun tertutup seperti pipa. Saluran terbuka misalnya sungai, parit, atau gorong – gorong. Anda juga dapat memakainya untuk mengetahui jumlah pemakaian air di rumah. Pembacaan meteran air sendiri adalah dengan membaca bagian indeks meternya yang terlihat di mesin atau totaliter.

Ada beberapa indeks atau bagian – bagian yang perlu diperhatikan ketika membacanya. Seperti indeks warna merah dan hitam, bagian odometer, dial besar, sampai gerigi segitiganya. Pembacaan flow meter air berguna agar Anda dapat menentukan seberapa besar tagihan tiap bulannya berdasarkan volume pemakaian. Dalam membacanya sendiri, bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu manual atau otomatis.

 

Cara Membaca Meteran Air Berdasarkan Jenisnya

Membaca meteran air dengan cara manual dapat dilakukan dengan cara petugas yang akan mendatangi pelanggan secara langsung. Kemudian mencatat jumlah pemakaian air bersih menggunakan alat PDT (Portable Data Terminal). Sedangkan metode otomatis memakai sistem mekanikal, biasanya cara ini sering dipakai oleh penghuni rumah. Agar lebih ahli dalam membacanya, simak penjelasan berikut ini.

 

 

1. Meteran Air Mekanikal

Flow meter air mekanikal sering digunakan untuk mengukur jumlah volume air, baik skala kecil maupun besar. Terdapat aliran airnya yang akan dihubungkan lewat angka register meter. Langkah membacanya dengan membuka tutup meter terlebih dahulu. Selanjutnya, perhatikan angka dalam bentuk satuan kubik di permukaan meteran tersebut. Ada beberapa bagian pengukuran pada display yang mempunyai fungsi berbeda – beda.

2. Meteran Air Digital

Jenis kedua ini merupakan meteran air paling simpel karena proses pemasangannya sangat mudah. Ukuran yang ringkas juga ringan membuatnya mudah dihubungkan dengan kabel pulse, didukung oleh daya baterai. Cara baca flow meter air digital adalah memperhatikan 2 angka pada display. Angka besar menunjukkan jumlah volume air dalam satuan liter atau kubik. Sementara bagian bawah ada angka kecil, menunjukkan kecepatan aliran.

3. Meteran Air Modbus

Meteran modbus menggunakan protokol komunikasi agar lebih mudah dibaca maupun dikontrol. Kelebihannya adalah volume air dapat dibaca tanpa harus melihat langsung ke meterannya ataupun mendatangi lokasi meteran. Nantinya, petugas PDAM dapat membaca hasil pengukuran flow meter air modbus secara otomatis melalui data. Data tersebut dikirim lewat Automatic Meter reading yang dihubungkan lewat jaringan ke aplikasi smartphone.

 

Bagian – Bagian dalam Meteran Air

Seperti pembahasan sebelumnya, bahwa perlu memperhatikan beberapa indeks atau bagian dalam flow meter ketika membacanya. Fungsi setiap indeks tersebut berbeda, ditunjukkan dalam satuan kubik.

  1. Warna merah, menunjukkan satuan liter juga hasil pengujian dari meteran air.
  2. Warna hitam, sebagai dasar perhitungan tahan air, ditunjukkan dalam satuan m3. Badan display lain juga ada bagian pengukuran dengan fungsi berbeda – beda.
  3. Odometer, berperan untuk menunjukkan jumlah air dari saat pertama kali dipakai.
  4. Dial besar, petunjuk konsumsi satuan air bersih, sehingga terdapat simbol centang di antara angka lainnya. Simbol pada flow meter air tersebut berguna sebagai pemisah antara satuan dengan ratusan.
  5. Gerigi kecil bentuk segitiga, yaitu indikator aliran rendah juga bisa berperan dalam mendeteksi kebocoran air dini.

 

Agar angka pada meteran air tidak besar yang dapat memaksimalkan pengeluaran tagihan, maka Anda perlu melakukan beberapa tips menghemat air PDAM. Pertama, pastikan tidak ada kebocoran, karena kebocoran tetap dihitung dalam pembayaran. Jangan biarkan keran terus mengalir ketika sedang mencuci piring dengan sabun atau saat menggosok gigi, karena setiap menitnya mengeluarkan hingga 4 liter. Lalu tampung air hujan sebagai cadangan untuk menyiram tanaman.

Selain itu, agar angka flow meter air tidak membengkak adalah memanfaatkan air PDAM secara efisien. Hindari aktivitas menyiram tanaman saat siang hari, karena air cepat menguap, sehingga hanya membuang – buang air saja. Terakhir, sesuaikan jumlah pengeluaran air dengan kalibrasi atau pergerakan angka pada meteran. Hal ini dilakukan jika tagihan tetap membengkak padahal sudah membatasi penggunaannya.

Apabila hal tersebut terjadi, segera lapor petugas PDAM terkait supaya kesalahan segera ditelusuri penyebabnya, apalagi jika ada kebocoran yang tidak terlihat. Dengan begitu, pembengkakan angka flow meter air dapat segera diperbaiki.

 

Fungsi Flow Meter Air

Selain berfungsi sebagai pengukur jumlah total pemakaian air bersih, flow meter juga berperan besar bagi perusahaan air minum. Dengan begitu, perusahaan air minum ini dapat rutin memonitor pemakaian air oleh pelanggannya. Fungsi lainnya berguna dalam memastikan jumlah biaya penggunaan pelanggan untuk dibayarkan, menunjukkan proses akuntabilitas perhitungan jumlah volume air. Selain itu dapat memberi total jumlah biaya pemakaian air bersih tiap kubiknya.

Flow meter air juga berguna merekam setiap pemakaian air supaya setiap pelanggan mendapat keadilan terhadap jumlah biaya. Fungsi lainnya berperan dalam memantau volume pemakaian air bersih lewat sistem utilitas. Tidak hanya itu, flow meter dapat membantu mendeteksi secara dini jika ada kebocoran pipa maupun masalah serius yang terjadi pada saluran air. Terdapat beberapa fungsi lainnya dari flow meter, antara lain:

  1. Mengetahui velocity atau jumlah kecepatan aliran dengan satuan jarak/waktu.
  2. Menghitung satuan unit pengukuran, baik meter/menit, meter/detik, dan sebagainya.
  3. Mengetahui flow rate atau jumlah kapasitas aliran dalam saluran pipa.
  4. Menentukan satuan unit pengukuran, baik LPS, LPM, LPH, M3/H, M3/menit, GPM, GPH, ataupun satuan pengukuran lainnya.
  5. Menentukan satuan unit flow meter air dalam bentuk m3, liters, gallon, dan lain – lain.
  6. Untuk mengontrol screen melalui adanya yield berupa fundamental output, seperti 4 – 20 mA, pulsa, RS485, hand off contact, atau kontrol screen lainnya.

 

Penggunaan Flow Meter Air Berdasarkan Jenis Cairannya

Jenis flow meter sendiri ada banyak sesuai tipenya, hal ini bertujuan agar pemasangan maupun desainnya dapat disesuaikan dengan keinginan pemiliknya. Bahkan jenis elektromagnetik juga punya karakteristik yang berbeda – beda. Tujuannya agar dapat disesuaikan jenis cairannya, seperti limbah tambang, limbah compound, sungai, maupun air laut. Maka jenis elektromagnetik stream meternya juga memiliki perbedaan bahan spesifikasi.

Khususnya pada jenis bahan liner, maka bahan elektroda serta stream tube flow meter air juga harus disesuaikan dengan jenis airnya. Hal ini dikarenakan spesifikasi stream meter perlu disesuaikan dengan jenis cairannya.Sementara fluida yang punya tingkat keasaman tinggi, lebih cocok apabila menggunakan meteran air dari bahan non logam atau PVC. Hal ini berlaku juga pada jenis fluida lainnya yang tingkat temperaturnya tinggi.

Begitu juga pada pemakaian fluida untuk bahan makanan ataupun obat – obatan, sehingga mengharuskan bahan pipa maupun flow meter harus food grade. Jadi direkomendasikan untuk memakai bahan stainless steel SUS 316L.Badja Abadi Sentosa merupakan distributor resmi flow meter terpercaya dengan kualitas baik sesuai standar. Anda tidak perlu khawatir jika terjadi kerusakan pada instrumen meteran, karena tersedia jasa service dan repair. Segera hubungi Badja Abadi Sentosa untuk mendapatkan flow meter air terbaik, dan dapatkan garansi untuk memastikan keamanannya.

 

 
 

Related News

Fungsi KWH Meter dan Prinsip Kerjanya
PT BAS

Fungsi KWH Meter dan Prinsip Kerjanya

Sat, 08 July 2023
Dimana Tempat yang Tepat Untuk Membeli Flow Meter?
PT BAS

Dimana Tempat yang Tepat Untuk Membeli Flow Meter?

Sun, 12 November 2023
Kelebihan Pompa Diafragma, Beserta Cara Kerjanya
PT BAS

Kelebihan Pompa Diafragma, Beserta Cara Kerjanya

Tue, 15 August 2023